Kamis, 05 Januari 2017

Investasi 2017 Saya: Tulang yang Sehat


weight bearing exercise for stronger bones

Belum lama ini, di penghujung 2016, The Urban Mama bersama dengan Protecal mengadakan acara #TUMhealthymama - Investasi Tulang Sehat Untuk Masa Depan, di mana salah satu kegiatannya adalah kelas yoga dan zumba untuk para urban mama yang hadir. Acara tersebut membuat saya berpikir ulang tentang investasi yang perlu saya lakukan di tahun 2017 ini.

Yes, layaknya investasi materi yang akan mendukung kesejahteraan kita di 2017 dan tahun-tahun berikutnya, saya juga ingin berinvestasi lebih terhadap kesehatan saya, salah satunya untuk kesehatan tulang saya dan keluarga.

Kesehatan adalah aset utama kita dalam mencapai tujuan-tujuan lain dalam hidup karena tanpa fisik yang sehat akan sulit untuk mewujudkan cita-cita serta menikmati hidup dengan lebih baik lagi. Lalu apa yang perlu kita lakukan untuk berinvestasi pada kesehatan?

"Sudahkah kita berinvestasi pada kesehatan?"


Jleb, saya cukup tertohok mendengar pertanyaan di atas. Apa yang sudah saya lakukan, ya? sepertinya banyak, tapi jujur saya, tidak konsisten. Kadang sebulan penuh saya bisa mengatur makan sehat untuk keluarga, rajin nge-gym, yoga, dan zumba, lalu bulan berikutnya mengendur, bulan berikutnya lagi bahkan berantakan, boro-boro olahraga, makan saja sudah asal. Lalu bulan ketiga mulai lagi kembali on track, begitu seterusnya. Duhhh, nggak banget, deh, pokoknya...

mba Fransisca Emi dari Protecal berbagi ilmu soal kesehatan tulang.

Para Urban Mama yang hadir di acara #TUMhealthymama

Dalam acara #TUMhealthymama yang lalu, saya kembali diingatkan untuk kembali serius berinvestasi pada kesehatan. Caranya? antara lain dengan olahraga teratur, makan makanan yang bergizi, minum cukup air putih, dan menghindari stress.

Jangan lupa juga untuk menjaga kesehatan tulang kita. Penting sekali menjaga kesehatan tulang karena tulang adalah penopangtubuh yang utama. Tanpa tulang yang sehat tubuh tidak akan mampu beraktivitas dengan baik. Di dalam tulang terkandung kalsium yang menjaga tulang tetap kuat.

Lalu, apa yang perlu kita lakukan demi tulang yang sehat?.  Konsumsilah makanan kaya kalsium dan vitamin D, olahraga teratur, dan tentu saja tetap mejaga gaya hidup sehat.

Kepadatan tulang sangat berkaitan erat dengan osteoporosis. Tulang kita hidup dan setiap hari memecah dan membentuk tulang muda. Dengan bertambahnya usia, situasi menjadi sedikit tidak bagus karena akan ada lebih banyak tulang yang dipecah ketimbang tulang muda yang terbentuk.Nah, hal ini lah yang memicu terjadinya osteoporosis.

Osteoporosis meningkatkan peluang terjadinya retak pada tulang misalnya tulang panggul dan pergelangan tangan.
 
perbandingan tulang sehat dan yang sudah mengalami osteoporosis

Fakta lainnya adalah, banyak orang yang tidak menyadari bahwa mereka memiliki tulang yang rapuh. Hal ini terjadi karena kerapuhan tulang itu terjadi dalam jangka waktu yang panjang dan tanpa diiringi rasa sakit!.

Hiii, saya lumayan resah jadinya, jangan sampai saya terkena osteoporosis dan menghambat aktivitas saya mengurus keluarga terutama tiga mahluk kesayangan di rumah, apalagi yang bungsu masih balita. Jadi makin yakin untuk berinvestasi terhadap tulang yang sehat di tahun 2017 ini.

Untuk berinvestasi tentunya kita harus tahu dulu apa faktor penyebab resiko osteoporosis serta apa saja tindakan pencegahannya.

Sedentary life alias gaya hidup yang kurang aktif dan kurang gerak adalah salah satu faktor pemancing resiko.  Alkohol, genetik, faktor umur, serta kebiasaan merokok juga menjadi pemicu terjadinya osteoporosis. 

Yang bisa dilakukan untuk meminimalisir serta mencegah terjadinya osteoporosis adalah olahraga terutama angkat beban, pastikan tubuh cukup terkena sinar matahari, serta konsumsilah vitamin D dan kalsium.

yuk, kenali penyebab serta pencegahan osteoporosis ...

Kebutuhan kalsium orang dewasa adalah 1000 mg per hari sedangkan rata-rata yang dikonsumsi oleh orang pada umumnya adalah 450 mg per hari yang artinya kita masih kurang sekitar 50 persen dari yang seharusnya.

Untuk memenuhi kekurangan tersebut, konsumsi lah makanan-makanan yang tinggi kalsium, antara lain brokoli, kacang almond, dan bayam. Jikalau kita masih merasa kurang juga, bisa menambah asupan kalsium dengan mengonsumsi suplemen seperti Protecal.

Ada 4 alasan kenapa baik memilih Protecal untuk investasi tulang kita, yaitu produk yang efektif dan aman, formula solid pelindung tulang, lebih banyak pilihannya, serta harga yang lebih ekonomis. Wihh, yang terakhir penting banget tuh buat #mamahemat seperti saya, hehehe...

Yuk, yuk, mulai konsisten berinvestasi untuk tulang yang sehat, karena kesehatan yang baik adalah kekayaan yang sebenarnya.., yang diperlukan bukan hanya untuk diri sendiri tapi juga demi keluarga tercinta :)


***

Jumat, 25 November 2016

5 Sports Gear Favorit Saya Tahun ini ...

Wahhh dalam hitungan hari kita udah masuk Desember aja, nih... Gak berasa, ya... Btw, menjelang akhir tahun ini saya mau me-review singkat sports gear favorit saya selama setahun terkahir. Ini dia lima diantaranya...

Zubits

Zubits itu adalah magnet yang berfungsi menyatukan tali sepatu dan kita tidak perlu lagi membuka dan mengikat tali sepatu saat memakai maupun melepas sepatu. Ahhhh..., solusi banget, kan buat sehari-hari. Baca lebih lengkap tentang Zubits di blog saya yang ini, yaaa...



Garmin

Duhhh, inget banget pertama kali punya jam tangan Garmin yang Vivofit dan seneng banget karena bisa gonta-ganti band-nya yang warna-warni. Tapi kemudian Vivofit saya hilang, huhuhu.., jadi ganti yang ini dulu deh, tar kalo punya uang jajan lebih naksir pengen punya Garmin Fenix 3 yang merah 😍



Adidas Boost

Adidas Energy Boost 2 ini adalah salah satu sepatu favorit saya setahun ini. Selain nyaman untuk dipakai lari, oke juga buat nge-gym atau jalan ke mall, empuk dan bikin kaki tidak pegal meski berjalan jauh.

Adidas Energy Boost warna green mint favorit saya ...


Nalgene

Ini botol minum favorit saya dan suami sampai akhirnya ke anak-anak juga. Karena bentuknya yang besar, awet, dan tahan banting, botol minum Nalgene saya yang terakhir tahan sampe lima tahunan. Itu pun bukan rusak, tapi hilang, hehehe...



Action Cam

Sebagai seorang blogger, saya tak bisa lepas dari kegiatan mengambil foto saat sedang berkegiatan apa pun, termasuk berolahraga, namun biasanya saya mengambil foto hanya jika olahraganya berdurasi panjang dan memungkinkan untuk berfoto, jadi nggak mengganggu aktivitas olahraga tersebut. Biasanya saya foto-foto kalau lagi lari, hiking, dan naik gunung. Gak mungkin, kan, ya, kalau lagi aerobik saya berhenti dulu trus foto-foto, gak enak, ah sama yang lain, hihihi...

Untuk menunjang hal tersebut, perlu kamera serta lensa kamera yang oke dong yah tapi tentu aja yang harganya gak bikin kantong saya bolong...


Semoga benda-benda favorit saya ini tetaap awet sampai tahun depan, yaaa...

*****

Rabu, 19 Oktober 2016

Bikram Yoga di UNION YOGA | Review

gbr dr google image

Beberapa hari yang lalu, untuk pertama kalinya saya mencoba bikram yoga di UNION YOGA, Dharmawangsa, Jakarta. Meski pun sudah cukup lama mengikuti yoga, tapi merasakan bikram yoga untuk pertama kali ternyata cukup berat, saya mengalami sedikit pusing dan mual di kelas yang berlangsung selama 90 menit ini.

Apa itu Bikram Yoga?
Bikram yoga atau yang juga dikenal sebagai 'hot yoga' adalah yoga yang dilakukan di ruang bersuhu sekitar 40 derajat Celcius.

Bikram yoga terdiri atas 26 gerakan yang diulang 2 kali dan berlangsung selama 90 menit. Setiap gerakan dalam Bikram Yoga berfungsi untuk memperkuat bagian otot-otot, ligamen, serta sendi-sendi yang bisa membuat organ-organ, kelenjar, dan susunan syaraf menyalurkan darah segar yang mengandung oksigen ke seluruh bagian tubuh kita.

Sesuai namanya, penemu yoga ini bernama Bikram. Menurut Bikram ruangan untuk latihan sengaja dibuat panas agar otot-otot kita terjaga dari gerakan stretching yang dilakukan selama gerakan-gerakan. Suhu yang panas juga membuat tubuh kita melakukan detoksifikasi dengan cara membuka pori-pori di kulit dan mengeluarkan racun. 

Gerakan-gerakan dalam Bikram Yoga
Di bawah ini adalah gambar dari 26 gerakan Bikram Yoga.


source: Bing.com


Manfaat Bikram Yoga
Bikram Yoga memiliki manfaat antara lain meningkatkan kelenturan, karena seiring dengan bertambahnya usia, pelumas pada persendian kita makin tipis sehingga membuat gerakan kita menjadi lebih kaku. Bikram Yoga membuat tubuh kita tidak mudah mengalami kram. 

Rangkaian gerakan Bikram Yoga juga tergolong mudah, namun suhunya yang tinggi lah yang membantu tubuh untuk mencapai titik kelenturan yang lebih tinggi tanpa rasa sakit. Pada setiap kelas Bikram Yoga yang kita datangi pasti tingkat kelenturan akan semakin tinggi dan lama kelamaan kita bisa melakukan gerakan yoga yang membutuhkan tubuh yang fleksibel tanpa kesulitan.

Bikram Yoga juga sama dengan olahraga kardio, misalnya seperti jogging. Dalam ruangan yang panas, keringat yang dikeluarkan bisa membantu tubuh kita untuk menyingkirkan racun-racun yang menurunkan kondisi di dalam tubuh. Bikram yoga juga memacu kerja jantung lebih cepat sehingga asupan darah baru terus dipasok sebagai alat transportasi nutrisi dan oksigen ke seluruh tubuh.

Pengalaman Pertama Saya Mengikuti Bikram Yoga
Seperti yang sudah saya tulis di atas, bahwa ini adalah pengalaman pertama saya mengikuti kelas Bikram Yoga di UNION YOGA. Meski pun sebelumnya saya sudah sering melakukan Hatha dan Vinyasa yoga namun ternyata Bikram Yoga sedikit membuat saya mual dan pusing. 

Beberapa kali ke UNION YOGA, namun biasanya hanya untuk kelas yoga biasa (vinyasa dan hatha).

Menurut Haian, guru yoga yang mengisi kelas Bikram Yoga saat itu, ternyata hal tersebut sangatlah normal. Menurutnya hal yang membuat saya sedikit pusing dan mual adalah panasnya, karena saya tidak terbiasa melakukan yoga di ruangan yang bersuhu 40C.

Bersama Haian seusai kelas Bikram Yoga.

Seusai sesi Bikram Yoga, saya berkesempatan ngobrol dengan Haian yang tidak bisa berbahasa Indonesia. Ia memberi banyak masukan yang sangat berharga buat saya. Ia mengingatkan saya beberapa hal penting ini:
  1. Minum banyak air putih dan selalu bawa botol besar ke dalam kelas.
  2. Jangan terlambat agar kita bisa mengikuti ke-26 gerakannya dengan sempurna.
  3. Jangan minum kopi sebelum latihan (ini salah satu yang membuat saya mual juga. Saya tidak sarapan namun minum kopi sebelum kelas).
  4. Hindari makan berat dua jam sebelum latihan. Jika berlatih di pagi hari, pilih sarapan yang ringan seperti oat dan buah.
Dalam kesempatan tersebut sekalian, dong, saya konsultasi soal cara menurunkan berat badan yang efektif lewat Bikram Yoga ini. Haian bilang, kalau mau menurunkan berat badan, awalnya datang saja ke kelas sesering mungkin agar terbiasa dan tidak merasa mual dan pusing lagi. Lalu jangan lupa untuk tetap aktif dan menjaga asupan makanan agar tidak berlebihan. Wahhh,andai lokasi Union Yoga tidak jauh dari rumah saya, pasti saya sudah ambil paket promosi di bawah ini, nih...




Yang saya rasakan selama dan sesudah Bikram Yoga adalah badan terasa lebih ringan dan segar terutama saat banyak berkeringat. Terasa sekali manfaat detoksnya. Pusing dan mual yang saya rasakan pun langsung lenyap setelah saya mandi air hangat di sana.

Oh ya, untuk yang mau tahu lebih lanjut soal kelas Bikram Yoga di UNION Yoga, silahkan hubungi www.unionyoga.id yaaa...

****

Sabtu, 24 September 2016

Healthy Mama, Healthy Family ...



Kesehatan adalah hal yang sangat berharga bagi saya dan keluarga. Saat kesehatan saya sebagai seorang ibu dari tiga anak terganggu, terbayang, kan, bagaimana pengaruhnya kepada seluruh keluarga, terutama pada anak-anak.

Seperti kata Mahatma Gandhi "It is health that is real wealth and not pieces of gold and silver," saya pun merasakan hal yang sama, saat diuji dengan sakit yang berlangsung lama dan sangat mengganggu aktivitas, rasanya baru benar-benar sadar bahwa kesehatan adalah kekayaan yang tak ternilai.

Jadi, sekitar satu setengah tahun yang lalu saya mulai mengalami sakit yang sangat mengganggu di bagian perut. Sakit tersebut datang menjelang, selama, dan sesudah menstruasi. Bayangkan, jika saya mengalami datang bulan selama 6 hari, lalu 4 hari sebelum dan sesudahnya saya tetap mengalami nyeri berat di perut, itu artinya dalam satu bulan, setengahnya harus saya lewati dengan menahan rasa sakit.

Sakitnya pun bukan sakit biasa, bukan sekedar mulas dan nyeri menstruasi. Jika bisa saya gambarkan, rasa sakitnya cukup luar biasa untuk ukuran datang bulan. Sakit di bagian dalam, rasanya seperti ada luka, gabungan antara nyeri, ngilu, dan perih, kadang seperti diiris-iris. Perihnya pun sampai ke kulit perut, hingga saya harus selalu memakai celana dalam dan pakaian longgar selama sedang mengalami hal tersebut. Belum lagi saat berjalan, perut saya bergoyang sedikit saja rasanya sudah sangat tak nyaman, sehingga aktivitas saya menjadi sangat terhambat.

Duhh, rasanya saya menjadi ibu yang tidak berdaya dan lemah, tidak bisa berkejaran dengan si bungsu, malas memasak untuk keluarga, enggan keluar rumah untuk aktivitas ngeblog, dll, pokoknya sangat mengganggu keseharian saya, deh...bahkan lebih parahnya lagi, saya pun menjadi orang yang moody dan pemarah :(. Okay, enough is enough, pikir saya. Saya harus melakukan sesuatu untuk menghentikan hal ini, minimal menguranginya.


Saya pun menemui dokter spesialis. Setelah menemui dua orang dokter, diagnosanya adalah ada perlengketan di bekas operasi sesar saya. Menurut dokter hal ini biasa terjadi, apalagi saya sudah tiga kali melakukan operasi sesar. Ini tidak berbahaya, namun sangat mengganggu, bahkan menurunkan kualitas hidup saya. Dokter memberi saya obat untuk diminum selama tiga bulan. Kondisi saya pun membaik, kadang masih terasa sakit, namun lebih sering tidak.

Keinginan kuat untuk menjadi mama yang lebih sehat bagi anak-anak saya membuat saya tak hanya berhenti dengan pengobatan dokter, saya pun tetap melakukan beberapa hal agar rasa sakit tidak sering datang, antara lain menjaga stamina agar selalu fit dan selama masa penyembuhan saya juga mengkonsumsi vitamin yang bagus untuk mempercepat masa penyembuhan.

Ini dia 5 hal yang saya lakukan selama masa penyembuhan :

1. MAKAN SEIMBANG

Sebelumnya saya memang sudah mulai mengatur makan dan berusaha makan lebih sehat, namun saat masa penyembuhan, saya pun mulai menambah banyak asupan buah dan sayur dalam menu sehari-hari saya dan keluarga. Untuk sayur jujur saja masih agak sulit buat anak-anak, sehingga saat ini saya masih mengandalkan buah-buahan dan jus untuk asupan serat. 

Karena anak-anak kurang suka sayur, maka saya membuat strategi agar kami tetap bisa makan sayur bersama-sama. Lasagna isi bayam adalah salah satu menu yang saya pelajari dari sebuah acara bertema kesehatan.

Lasagna isi bayam, yummm...

Jus berwarna-warni pun saya buat secara teratur agar anak-anak tidak bosan. Minggu ini jus berwarna merah, minggu depan jus berwarna oranye, dan berikutnya berwarna hijau. Ini bukan proses yang mudah, kadang kala ada jus yang terbuang karena rasanya yang tidak enak, namun pelan-pelan mereka menjadi terbiasa dan mengkonsumsi makanan dan minuman yang lebih sehat. Bahkan abang pun meminta bekal jus saat ke sekolah, senangnyaaa :D

Warnanya hijau tapi rasanya enak, lhoo...

2. TIDUR CUKUP

I am a night owl!, tidur paling cepat jam 12 malam, lebih sering jam 1 dan kadang menjelang subuh. Sangat tidak sehat, apalagi paginya saya tetap harus bangun untuk mengurus anak-anak yang hendak sekolah. Dalam masa penyembuhan, kebiasaan ini sangat tidak sehat. Saya pun harus mendisiplinkan diri untuk bisa tidur lebih cepat.

Karena saya banyak bekerja di malam hari, jadwal tidur lebih cepat yang saya atur pun saya sesuaikan, jadi tidak drastis. Jika biasanya saya tidur paling cepat jam 1, saya pun menentukan target baru, yaitu tidur paling telat jam 11 malam.

Saya pun melakukan beberapa penyesuaian dan persiapan agar bisa menaati target baru ini. Antara lain:

Membatasi kopi
Saya pun mulai membatasi kopi setelah jam 9 malam. Biasanya jam 10 malam saya masih meminum kopi dan makan karena di jam-jam tersebut lah saat yang krusial di mana kantuk serta lapar melanda. Kini, saat keinginan minum kopi datang, saya mengambil teh hijau hangat sebagai pengalih perhatian. Tidak mudah, tapi cukup berhasil.

Mematikan layar gadget
Setengah jam sebelum jadwal tidur yang saya tetapkan, saya sudah mulai mematikan komputer, laptop, dan smartphone. Namun terkadang, khusus untuk smartphone, saya hanya menggelapkan layarnya saja dan mengganti ke mode getar, sehingga suaranya tidak mengganggu namun jika ada yang menelepon saya tetap bisa mendengar getarannya.

Mandi air hangat sebelum tidur
Ritual ini sangat membantu saya untuk bisa nyaman dan cepat tidur. Kadangkala, saat belum mengantuk, saya susah untuk memaksakan diri tidur, namun dengan bantuan air hangat, semuanya menjadi lebih mudah, bahkan tidur saya pun menjadi lebih nyenyak.


3. BANGUN LEBIH PAGI

Saya biasanya bangun jam 5 lewat atau maksimal jam 6 di hari Sabtu. Namun selesai mengurus anak-anak dan suami saya biasanya akan tidur lagi karena masih sangat mengantuk dengan jam tidur yang hanya 2-4 jam itu. Sejak menerapkan tidur lebih cepat, otomatis saya bisa bangun lebih pagi dan tidak harus tidur sesudah anak dan suami berangkat.

bangun lebih pagi  di akhir pekan membuat saya bisa mengantar anak ekskul dan sempat berolahraga.

Saat bangun lebih pagi di weekdays, saya bisa bekerja di ruang kerja saya dengan nyaman bahkan biasanya saya menjadi lebih kreatif dan menyelesaikan lebih banyak pekerjaan. Di weekend, saya bisa menemani anak-anak ikut kegiatan ekstrakurikuler dan turut berolahraga juga sambil menemani mereka.

Dari pengalaman saya, bangun lebih pagi ternyata tidak hanya membuat masa penyembuhan saya lebih cepat, namun juga membuat saya lebih produktif. Di pagi hari, saat anak-anak tidak di rumah, suami sudah berangkat kerja, konsentrasi saya pun semakin bagus. Ditemani secangkir teh hangat, saya bisa bekerja di depan komputer dengan nyaman dan efektif.

Selain menyehatkan secara fisik, bangun pagi juga sangat berpengaruh bagi kesehatan mental. Dari salah satu literatur yang saya baca, "morning person" biasanya lebih positif dan optimis karena saat seseorang bangun lebih pagi, ia bisa menyelesaikan lebih banyak pekerjaan dan tidak perlu terburu-buru melakukan sesuatu yang bisa menyebabkan mood-nya rusak.


4. OLAHRAGA

Sejak sering mengalami sakit di perut, saya mengganti pilihan olahraga saya, dari yang sebelumnya high impact menjadi low impact.  Saat masa penyembuhan pun saya tetap melanjutkan kegiatan olahraga saya. Yoga dan jalan kaki menjadi pilihan utama. Berolahraga di pusat kebugaran tetap saya lakukan namun bukan olahraga yang terlalu berat.

Saat sedang libur atau sedang ada waktu, saya berusaha melibatkan keluarga untuk olahraga bersama. Pilih yang fun jika ingin melakukannya dengan anak-anak. Biasanya saya akan memilih jalan pagi di Jambore Cibubur atau di area Universitas Indonesia yang luas dan hijau di Depok.

Berenang juga menjadi pilihan yang pas buat saya karena saat berenang tidak ada 'benturan' yang terjadi. Saya pun bisa selalu mengajak anak-anak karena ini adalah permainan, oops, maksud saya olahraga favorit mereka :)


Saat di gym saya memilih olahraga yang minim benturan.

5. MULTIVITAMIN & MINERAL

Saat baru sembuh dari sakit, seperti kebanyakan orang lainnya, saya biasanya malas makan sehingga tubuh kekurangan vitamin dan mineral yang dibutuhkan. Apalagi saat masa penyembuhan dan sedang datang bulan, ada kalanya saya merasa lelah dan lemas.

Untuk memenuhi kebutuhan vitamin dan mineral tersebut saya mengkonsumsi Theragran-M, vitamin untuk mengembalikan kondisi tubuh setelah sakit.

Review
Karena saya sudah pakai, sekalian saja saya review di sini, ya, tentang multivitamin dan mineral Theragran-M ini dan mengapa saya memilih multivitamin ini sebagai pelengkap di masa penyembuhan saya.

Ini dia multivitamin dan mineral yang sudah saya coba, Theragran-M

Kenapa Theragran-M? 
Apa alasan saya memilih multivitamin ini?. Lihat saja kandungannya pada foto di atas, semua yang dibutuhkan tubuh selama masa penyembuhan ada dalam komposisinya. Lalu silahkan lihat infografis di bawah ini mengenai fungsi dan manfaat dari vitamin dan mineral yang terkadung dalah Theragran-M.

Semua vitamin dan mineral di atas ada pada Theragran-M

Apakah aman?
Yes. Sebelum mengkonsumsi sesuatu yang belum saya kenal (ini pertama kalinya saya minum Theragran-M), saya akan mencari tahu mengenai suatu produk secara rinci, seperti mengunjungi website-nya, membaca review yang pernah ditulis oleh orang lain, serta yang terpenting mengeceknya di BPOM.

Sesuai dengan yang pernah saya tulis di blog tentang cara mengecek suatu produk baik makanan, kosmetik, dan obat-obatan yang artikelnya berjudul "Jadi Konsumen Cerdas, Gunakan Obat Dengan Izin Edar," saya pun telah mengecek produk multivitamin ini, dong ...


Harganya?
Lalu, bagaimana dengan harga?. Menurut opini pribadi saya, multivitamin ini relatif murah dengan harga per amplop berisi 4 tablet salut gula sekitar Rp 21.000 dan harga per boks sekitar Rp. 435.000. Kenapa saya katakan relatif murah, karena ini adalah multivitamin dan mineral khusus untuk masa penyembuhan setelah sakit, bukan vitamin yang dikonsumsi sehari-hari.


Hasilnya?
Setelah mengkonsumsi selama kurang lebih satu minggu, menghabiskan dua amplop Theragran-M, saya bisa merasakan khasiatnya, tubuh lebih fit, tidak selemas sebelumnya. Jadi meski pun sudah bisa dibilang sembuh namun karena mungkin kurang nafsu makan, asupan saya tidak mencukupi  sehingga tubuh berasa agak lemas.

Hal lainnya yang saya rasakan adalah saya menjadi lebih fokus. Sebelumnya, mengerjakan sesuatu seringkali lupa, misalnya saat si bungsu minta dibuatkan susu, saya berjalan ke dapur dan sampai dapur kadang lupa mau melakukan apa, duhh, engga banget, deh... mungkin karena masih kurang fit jadi begitu, ya :D. Saat bekerja di rumah, pun, semisal nge-blog dan lain-lain, saya jadi lebih efektif, banyak pekerjaan menulis yang bisa selesai lebih cepat.

Tablet salut gula yang memenuhi kebutuhan multivitamin dan mineral setelah sakit

Itulah hal-hal yang biasa saya lakukan dalam masa penyembuhan sehingga bisa kembali sehat seperti sedia kala.

Awalnya sulit, bahkan sampai sekarang, saya kadang masih harus memaksakan diri untuk melakukan beberapa hal di atas, namun semua terbukti mendatangkan hasil. Tidak hanya saya yang menjadi lebih sehat selama recovery, anak-anak dan suami juga menjadi lebih fit dan bahagia. Dengan menjadi mama yang sehat, saya berharap bisa membuat keluarga saya, terutama anak-anak menjadi lebih sehat juga.

Dengan kesehatan yang saya miliki, saya bisa menjalani hari-hari yang berharga bersama keluarga tercinta. So, just like it says, my healthiness, my precious moment ...

****